Terobosan Terus Dilakukan untuk Permudah Produksi Sumur Rakyat
JAKARTA- Berbagai terobosan terus dilakukan untuk mempermudah produksi dari sumur milik masyarakat. Hal itu tidak terlepas sebagai bagian dari upaya meningkatkan produksi minyak nasional.
Salah satunya seperti yang ditempuh PT Pertamina EP Ramba Field yang beroperasi di wilayah Sumatera Selatan.
Perusahaan ini mengizinkan proses unloading atau bongkar minyak mentah pada malam hari, demi mempercepat pengaliran crude oil dari sumur rakyat.
Menurut Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, kebijakan ini sebagai langkah penting untuk mendukung percepatan lifting minyak nasional sekaligus memberi ruang lebih besar bagi keterlibatan masyarakat melalui koperasi, BUMD, dan UMKM sektor migas.
“Alhamdulillah, KKKS PT Pertamina Ramba Sunsel saat ini sudah mengizinkan unloading minyak pada malam hari dengan aman dan selamat, sehingga pengaliran minyak mentah dari sumur masyarakat tidak tertunda terlalu lama,” ujar Djoko Siswanto, dilansir dari ruangenergi.
Sebelumnya, aktivitas bongkar minyak di sejumlah wilayah operasional Pertamina dibatasi hanya hingga pukul 17.00 waktu setempat, dengan pertimbangan keselamatan kerja (safety).
Namun setelah melalui evaluasi dan penerapan prosedur keamanan yang ketat, kini pengiriman minyak rakyat dapat dilakukan lebih fleksibel.
Momentum penting itu ditandai dengan pengaliran perdana minyak mentah dari Koperasi Rizki Bersama Sejahtera (RBS) pada 26 Mei 2026. Sebanyak lebih dari 137 barel crude oil berhasil dialirkan ke Pertamina Ramba Field.
Djoko mengungkapkan, keberhasilan ini menjadi simbol dimulainya integrasi produksi sumur masyarakat ke sistem energi nasional secara lebih tertata dan legal.
“Kami terus berdoa agar minyak mentah dari sumur masyarakat dapat terus dialirkan ke kilang-kilang dalam negeri melalui kerja sama BKU, koperasi, UMKM, KKKS, dan Pertamina,” katanya.
Menurut data SKK Migas, terdapat sekitar 45 ribu sumur masyarakat di berbagai daerah yang berpotensi mendukung peningkatan produksi minyak nasional apabila dikelola melalui pola kemitraan yang baik. *