Ini Daftar Produsen Minyak Terbesar di Dunia, Indonesia Masuk Atau Tidak?
JAKARTA- Sepanjang tahun 2025 kemarin, produksi minyak dunia mencapai 106 juta barel per hari. Lalu, daerah manakah yang menjadi produsen minyak terbesar di dunia? Apakah Indonesia masuk dalam jajaran produsen elit tersebut?
Informasi dari Badan Informasi Energi AS (EIA) menunjukkan, ada dua penghasil minyak utama, yang produksinya mencapai 60 persen dari total produksi minyak dunia.
Kedua daerah itu adalah Amerika Utara dan Timur Tengah, yang sama-sama memproduksi hampir 60 persen minyak dunia.
Dilansir dari bisnis.com, Amerika Utara adalah wilayah penghasil minyak terbesar di dunia, menyumbang 29,9 persen dari produksi global, atau dengan rata-rata 31,8 juta barel per hari.
Sedangkan Timur Tengah menghasilkan minyak sebesar 31 juta barel per hari. Dalam hal ini, produksi terbanyak masih datang dari Arab Saudi yang mencapai 9,6 juta barel per hari.
Meski secara umum terdapat penurunan produksi minyak dari kawasan ini, Timur Tengah tetap menjadi kekuatan dominan di pasar minyak global.
Lalu bagaimana dengan Indonesia? Bila ditarik ke belakang, Indonesia memiliki catatan yang cukup mentereng terkait produksi minyak bumi. Puncaknya terjadi pada tahun 1996 lalu, saat produksi minyak Indonesia menembus angka 1 juta barel bahkan lebih per hari.
Hingga tahun 2025, produksi minyak Indonesia tercatat pada angka 650 ribu barel per hari. Pemerintah sendiri telah mematok target produksi mencapai 1 juta barel per hari pada tahun 2030 mendatang. *
Berikut daftar tujuh wilayah produsen minyak terbesar dunia Tahun 2025:
1. Amerika Utara: 31,8 juta barel per hari (29,9 persen dari total produksi dunia)
2. Timur Tengah: 31,0 juta barel per hari (29,1 persen)
3. Eurasia (Rusia, Kazakhstan, Azerbaijan): 13,6 juta barel per hari (12,8 persen)
4. Asia-Pasifik: 9,4 juta barel per hari (8,9 persen)
5. Amerika Tengah dan Selatan: 8,9 juta barel per hari (8,4 persen)
6. Afrika: 7,6 juta barel per hari (7,2 persen)
7. Eropa: 4,0 juta barel per hari (3,7 persen).